Intergenerational Service 3
Malam ini adalah malam ketiga. Besok malam, semua sudah tidak ada lagi yang disini, dan saya juga akan kembali ke Jakarta. Kapan kita ada lagi retret seperti ini tidak ada yang tahu. Apa yang saya khotbahkan pada malam pertama? Ada orang yang dengar khotbah puluhan tahun dan tidak lupa, ada orang yang baru dengar malamnya sudah lupa. Stephen Tong tidak lupa khotbah 70 tahun lalu, pada 9 Januari 1957, malam itu saya dedikasikan hidup saya jadi hamba Tuhan seumur hidup. Dengan air mata membasahi baju putih, saya berdiri dan maju: Tuhan, saya berjanji tidak menarik kembali komitmen menjadi hamba-Mu, sampai saya mati menjadi hamba-Mu. 70 tahun kemudian, yakni Januari 2027 saya akan buat kebaktian besar untuk membicarakan malam itu: saat Tuhan menggerakkan saya, berbicara kepada saya, dan bagaimana saya menjadi hamba Tuhan dengan hati dan motivasi yang bersih. Secara tentatif ini akan ada di Indonesia Arena, dan akan diikuti peserta berbagai negara. Saya percaya ada orang yang mendapat berkat dari Tuhan di retret ini dan berjanji untuk melayani Tuhan seumur hidup.
Apakah yang menjadi kepercayaan gereja sebagai tubuh Kristus? Barusan kita menyanyi lagu tentang menjadi satu gereja. Dalam dunia mungkin ada jutaan gereja, dan mereka semua percaya kepada satu Allah, Tuhan, Alkitab, dan iman. Mengapa orang Kristen imannya lain-lain? Bukan karena Kitab Suci yang berbeda, tapi karena manusia terlalu berani menginterpretasi Kitab Suci sesuai pemikiran sendiri.
Inilah tujuan gerakan Reformed, agar seluruh masyarakat dan gereja mempunyai iman yang sama. Maka harus ada orang yang betul-betul mengerti firman Tuhan dan dapat menjelaskannya. Pendeta perlu rajin dan setia mempelajari Alkitab. Bila sebarang interpretasi Alkitab dibagikan, jemaat jadi bingung dan tidak mengerti. Jadi, bagaimana kita dapat mempelajari kitab suci dengan benar? Harus ada standar iman: siapa Allah, siapa Yesus, apa itu Roh Kudus, tahu dari mana Roh Kudus yang benar atau palsu?
Setiap agama memiliki kitab sucinya, tapi bagaimana mereka memiliki kitab sucinya? Kitab suci dalam Konfusianisme adalah Analek. 72 murid dekat Konfusius mengumpulkan dan menggabungkan pengajaran-pengajaran Konfusius? Ada juga yang 3000 yang tidak terlalu dekat. Ketika Konfusius wafat, 72 murid dekatnya tidak bubar dan pulang, melainkan mengelilingi mayat Konfusius satu tahun. Mereka memikirkan bagaimana menggabungkan pikiran penting Konfusius dalam tulisan. Buku itu disebut Analek, dan inilah kitab suci Konfusius. Ketika Budha meninggal, murid-muridnya juga mengingat pengajarannya dan menggabungkannya menjadi sepuluh buku, bukan hanya satu buku. Ini menjadi kitab suci agama Budha. Setelah zaman Yesus, 570 tahun kemudian, ada seorang bernama Muhammad. Muhammad tinggal di dunia ini 62 tahun. Setelah dia hidup 25 tahun, dia menikah dengan wanita yang 15 tahun lebih tua dari dirinya. Malaikat Gabriel datang kepada Muhammad dan berkata “tuliskanlah”. Muhammad membalas malaikat itu kalau dia tidak bisa menulis, dan malaikat menjawab bacalah apa yang diberikan kepada Muhammad, tapi Muhammad berkata dia juga tidak bisa membaca. Maka setelah itu Gabriel menyuruh Muhammad duduk dan mengajarkan dia cara membaca dan menulis. Kedua kalinya, Gabriel datang kembali kepada Muhammad dan meminta Muhammad menulis semua hal yang diceritakan Gabriel. Inilah Alquran. Sokrates juga memiliki buku yang ditulis oleh Plato, muridnya.
Tapi apakah semua kitab suci perkataan Allah? Tidak, Kristen percaya Alkitab adalah perkataan Allah. Islam percaya bahwa Alquran perkataan Allah. Konfusius dan Mensius tidak mengaku bahwa kitab sucinya dituliskan Allah. Dalam Hindu ada Upanisad, dan ini tidak pernah diakui diwahyukan Allah. Maka kita bisa menyimpulkan kalau tidak semua kitab suci itu sama. Kita tidak bisa mengatakan bahwa seluruh kitab suci diilhamkan Allah. Diantara 104 kitab yang dipercaya Islam, 50 diberikan kepada Adam, 50 diberikan kepada Abraham, Metusalah. Tapi 100 kitab ini dikatakan hilang dalam sejarah. Maka, kemudian Allah memberikan empat kitab lagi kepada manusia: Taurat (kepada Musa), Zabur/Mazmur (kepada Daud), Injil (kepada Yesus), Alquran (kepada Muhammad). Empat buku ini membutuhkan waktu lebih dari 1000 tahun. Dalam keempat buku ini, yang paling terakhirlah yang paling akurat, besar dan penting, yaitu Alquran. Maka menurut Muslim, Alquran lebih penting dari Injil, Injil dari Mazmur, Mazmur dari hukum Taurat. Dengan kata lain, percaya Alquran saja cukup. Maka Muslim adalah orang yang paling sulit diinjili karena ketika kita berkata Yesus mati bagi mereka, mereka tidak akan percaya apa yang dikatakan. Negara muslim yang mempunyai populasi terbanyak di dunia ada di Arab dan Afrika. Banyak orang Islam tidak dapat diinjili dan tidak dapat percaya. Ada lebih dari satu miliar orang Islam, walaupun orang Kristen secara jumlah lebih banyak. Indonesia adalah negara dengan orang Islam paling banyak, 300 juta populasinya, dan sekitar 80 persennya atau 240 juta orang Islam di Indonesia.
Bagaimana kita tahu Alkitab kita yang benar? Konfusius, Mensius, Budha, Hindu tidak pernah mengatakan kalau kitab suci mereka yang paling benar dan memiliki wahyu dari Allah. Yang berani mengatakan agamanya berasal dari Allah hanya tiga, yaitu Yudaisme, Kristen, dan Islam. Yudaisme mengatakan Allah memberikan wahyu kepada seluruh nabi di Perjanjian Lama. Kristen percaya bahwa Kitab Suci kita diwahyukan dan diilhamkan oleh Allah. Roh kudus menginspirasikan penulis-penulis Perjanjian Baru. Muslim percaya bahwa Muhammad mendapatkan wahyu dari Gabriel, dan Alquran adalah yang paling terakhir dan akurat. Budaya timur tidak pernah mengakui agamanya berasal dari Tuhan, tetapi di Timur Tengah, agama Yudaisme, Kristen, dan Islam mengaku diilhamkan Allah. Apakah kita bisa percaya begitu saja kalau ketiga agama ini berasal dari Allah semua? Di Yudaisme tidak pernah mengakui bahwa ada wahyu dari Allah dimana lelaki bisa menikahi empat istri. Kekristenan juga tidak pernah mengakui bahwa lelaki bisa menikahi empat istri. Tapi Islam mengatakan satu laki-laki bisa menikahi empat istri, maka kita bisa lihat ada perbedaan. Apakah mungkin Allah mewahyukan dua agama yang berbeda? Tidak bisa, maka kita sebagai Kristen harus mempelajari perbedaan agama-agama dalam dunia.
Agama Budha, Islam, dan Konfusius, masing-masing kitab sucinya dibatasi kehidupan pendiri agama-agama tersebut. Hanya kitab Kristen memiliki yang melewati rentang 1600 tahun. Kejadian ditulis 1500 SM, dan Yohanes menulis Wahyu jelang 100 Masehi. Maka kita bisa melihat Alkitab dituliskan melewati rentang usia seseorang. Setelah Musa mati, Yosua masih hidup. Setelah Yosua mati, buku Raja-Raja masih ada. Setelah Yesaya meninggal, masih ada nabi-nabi yang lain. Buku ini membutuhkan ribuan tahun untuk menuliskannya, dan ini menjadi pembeda Kitab Suci agama Kristen dan agama-agama lain.
Ketika firman Tuhan diwahyukan kepada manusia, apakah yang terjadi di dunia pada saat itu? Ketika buku pertama Musa datang kepada dunia, kerajaan yang paling penting di dunia adalah Mesir. Dalam Kerajaan Mesir banyak hal yang berkaitan dengan cerita Alkitab. Tuhan mewahyukan firman kepada Musa saat Firaun yang memerintah seluruh Mesir. Piramida adalah bangunan segitiga paling tinggi selama 400 tahun, yaitu 137 meter tingginya (sekitar rumah 40 susun). Dengan ukuran panjang dan lebar yang sama, piramida didirikan menggunakan batu yang satunya 2000 kilogram beratnya. Bagaimanakah mereka bisa menyusun batu setinggi itu? Inilah pertama kalinya mujizat buatan manusia dibangun. Sekitar 4000 tahun kemudian, rekor baru terpecahkan oleh Katedral Koln di Jerman, 156 meter tingginya. Tidak lama setelah itu, ada gereja lain di Jerman yaitu gereja Ulm yang lebih tinggi lagi, 161 meter tingginya. Bandingkan dengan Borobudur yang hanya 36 meter tingginya. Adapun di zaman selanjutnya Kerajaan Mesir, piramida tidak dibangun lagi karena pencuri dapat melihat piramida yang besar dan merampok kuburan Firaun yang penuh emas perak. Mereka membuat kuburan di bawah tanah untuk mencegah perampokan. Walaupun begitu, para perampok tetap berusaha mencuri harta mereka. Maka tidak ada Firaun yang hartanya tidak diculik, termasuk Ramses II yang terkenal paling kaya. Pada 1922, ada ahli arkeologis Prancis yang menemukan kuburan Firaun yang tidak dicuri yaitu kuburan Tutankhamun. Sarkofagusnya ada lima lapis dan disimpan di museum Kairo. Tutankhamun menjadi Firaun paling penting, walaupun dia mati usia 19 karena ada yang membunuh (diketahui berdasarkan lubang di kepalanya). Maka orang Mesir menjadikan dia mumi dengan harapan dia bangun lagi.
Kenapa Stephen Tong orang Timur percaya agama orang Barat? Karena hanya Kristen yang mengatakan kebenaran yang tidak berubah, tidak ada agama lain yang percaya ini. Waktu firman Tuhan turun dalam sejarah, firman itu ingin mengoreksi kesalahan manusia dalam sejarah. Kenapa di Mesir? Karena Firaun-Firaun membuat hukum-hukum palsu yang menganiaya manusia. Apakah hak ahli hukum membuat hukum dan memerintah orang lain? Sebab orang yang memerintah orang lain egois juga. Pada waktu orang Mesir mau membangun rumah besar, mereka mencari orang yang bisa dipekerjakan tanpa dibayar. Firaun membuat hukum yang memperbolehkan orang Mesir untuk menghukum, menyiksa, dan memenjarakan orang yang tidak taat. Tapi firman Tuhan menolak ini, maka Musa dikirim Tuhan untuk mengoreksi kesalahan Firaun.
Kitab suci turun dalam masa lima kerajaan besar di dunia: 1) Mesir, 2) Asyur, 3) Babel, 4) Persia, 5) Romawi. Tuhan mengintervensi politik di dunia. Jangan kira raja hebat. Bila raja ternyata jahat dan menganiaya rakyat, Tuhan mengirimkan firman-Nya untuk mengoreksi kerajaan di dunia. Meskipun semua agama mempunyai niat baik untuk memberitakan kebenaran, tapi tidak mungkin terlaksana karena penulisnya hanyalah manusia yang bisa diperalat raja. Maka Tuhan yang asli harus campur tangan dan mengkoreksi hukum-hukum itu. Sepuluh Hukum yang diberikan kepada Musa menjadi fondasi hukum selama-lamanya yang lebih hebat dari manusia manapun. Nantinya, kesalahan manusia akan ditebus oleh Yesus yang menerima murka Allah.
Kepercayaan gereja melampaui seluruh pemerintahan dunia. Tujuh hal/prinsip yang paling penting dipercaya sebagai satu tubuh Kristus. Pertama, kita percaya hanya satu Allah yang lebih tinggi dari semua dewa dan manusia, Allah yang tidak mati, Allah yang kekal, Allah yang tidak dicipta oleh Allah lain, Allah yang satu satunya mencipta seluruh dunia, Allah adalah Allah pada dirinya dari kekal sampai kekal, Allah adalah Allah yang cukup pada diri-Nya sendiri. Kedua, kita percaya Allah Tritunggal, Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus. Allah Bapa adalah Sumber segala kehidupan dan Pencipta seluruh hal. Allah Anak tidak dicipta tapi dilahirkan dari Allah dan mempunyai substansi yang sama dengan Bapa. Ia adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup. Ia memberikan Roh yang mengubah hidup kita. Ketiga, kita percaya Allah adalah sumber kebenaran, yang mewahyukan kebenaran yang kekal mengenai keselamatan. Keempat, kita percaya hanya Alkitab yang mengandung kebenaran. Kebenaran ini kita mau mengerti, dapat mengerti, dan perlu mengerti selama-lamanya. Kelima, kita percaya bahwa semua manusia telah jatuh dalam dosa, harus dihukum, dan harus binasa. Tidak ada satu orangpun yang tidak berdosa. Jadi, kita memerlukan keselamatan dari Allah yang ada dalam Yesus Kristus yang tidak berdosa. Keenam, kita percaya Allah mengasihi seluruh manusia tidak peduli ras apapun, asalkan penting kita percaya kepada Yesus dan menerima keselamatan-Nya. Kita percaya Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia yang harusnya masuk ke neraka. Darah Yesuslah yang bisa mengampuni dosa kita. Ketujuh, kita percaya firman Allah mengandung janji Allah yang berguna dalam hidup kita. Tidak ada keselamatan dari sumber lain, hanya Yesus yang bisa menyelamatkan kita. Ketika kita percaya Yesus, kita akan diselamatkan dari dosa, setan, dan hukuman Allah; kita akan menjadi keluarga Allah selama-lamanya, terlepas dari ras kita. Kita akan menjadi milik Kristus dan digunakan untuk kemuliaan Tuhan selamanya. Ketika orang percaya meninggal, kita akan dipersatukan dan dikumpulkan menjadi keluarga Allah dalam Kerajaan-Nya.